Berisi kumpulan pantun cinta, pantun lucu, pantun romantis, pantun nasehat, pantun anak anak, pantun jenaka, pantun gombal, contoh pantun LENGKAP

Saturday, May 12, 2018

Terlengkap..!! 250+ Contoh Pantun Nasehat, Agama, Jenaka, Lucu, Anak Sekolah, Teka – Teki, dan Lainnya

Hobi Pantun - Pantun adalah salah satu bentuk puisi lama yang bisa dibilang sudah cukup dikenal masyarakat luas dalam bahasa nusantara sejak dulu kala. So, bisa dibilang jika semua orang pasti suka dengan pantun, baik itu contoh pantun nasehat, agama, jenaka, lucu, anak sekolah, teka – teki, dan lainnya, semua disukai oleh orang. Tetapi, tak semua orang bisa membuat pantun. Memerlukan bakat serta kemampuan yang diasah. 

Dengan pantun, maka semua pesan nasehat atau pun guyonan jadi lebih menarik lagi. Kata – kata juga akan semakin mudah untuk diingat pada saat tersusun jadi sebuah pantun. Jadi tidak diherankan jika orang – orang yang pandai membuat pantun umumnya amat sangat disuka oleh orang – orang di sekelilingnya. Lalu, bagaimana dengan Anda sendiri? Ya, siapa tahu Anda mau mencoba membuat pantun sendiri!

Namun, buat Anda yang kurang pandai dalam berpantun, berikut ini akan kami bagikan beberapa contoh pantun yang bisa mengungkapkan perasaan Anda nanti. Tetapi sebelumnya, yuk ketahui terlebih dulu ciri – ciri dari pantun itu sendiri.

Ciri – Ciri Pantun Berbahasa Indonesia
Pantun merupakan susunan kalimat yang terdiri atas 4 baris bersajak silang, yakni A – B – A – B atau A – A – A – A. Tiap kalimat yang ada dalam pantun tersebut tak terlalu panjang, yakni sekitar 4 – 12 suku kata saja. Pantun juga mempunyai 2 bagian, yakni bagian sampiran dan isi. Pada bagian sampiran sendiri terletak di awal pantun, dan umumnya bercerita mengenai fenomena alam dan tak ada kaitannya dengan bagian isi dari sebuah pantun. Lalu pada bagian isinya sendiri terletak di bagian akhir, ini adalah pesan utama dari sebuah pantun.

250+ Contoh Pantun Nasehat, Agama, Jenaka, Lucu, Anak Sekolah, Teka – Teki, dan Lainnya

Contoh Pantun Nasehat

1.      Hari Rabu memetik buah salak
Buahnya segar bisa hilangkan dahaga
Hormati ibu juga bapak
Agar nanti masuk surga
2.      Orang dulu hidup di dalam goa – goa
Biawak hidup dalam rawa – rawa
Ikuti saja perintah orang tua
Tiap sholat tal lupa berdoa
3.      Jikalau tengah di kota Yogyakarta
Jangan lupa membeli bakpia
Jikalau ada nanti tengah berjaya
Jangan pongah lagi jumawa
4.      Makanlah buah disaat sudah masak
Sebab lezat rasa buahnya
Pikirlah dulu apabila hendak bertindak
Agar tidak menyesal nanti akhirnya
5.      Para petani saling memikul
Memikul padi yang dipanennya
Sesama manusia harus saling merangkul
Merangkul bukan saling menghina
6.      Daripada makan masakan basi
Ada baiknya makan makanan baru
Daripada saling memaki – maki
Sebaiknya saling membantu
7.      Bertengger dengan burung gelatik
Akan mendengarkan bunyi kicauannya
Berteman dengan orang yang baik
Maka akan tertular kebaikannya
8.      Benda apa yang memiliki bau busuk?
Ternyata itu bangkai namanya
Berteman dengan orang yang buruk
Maka akan tertular keburukannya
9.      Sawah bertumbuh di atas sebuah petak
Bukan di gedung – gedung sebuah kota
Mulia insan ada di akhlak
Bukannya di harta atau pun di rupa
10.  Buah delima ada kulitnya
Begitu pun si buah jeruk
Berbuat baik nanti akan ada balasannya
Begitu pun berbuat buruk
11.  Semua bunga yang indah
Tumbuh dan mekar di tanah ini
Segala nikmat yang diterima
Hendaklah selalu kita syukuri
12.  Tari piring tari saman
Tari lilin apinya berpijar
Al-Quran adalah pedoman
Jadi, rajin – rajinlah engkau belajar
13.  Kancil sedang menulis di daun lontar
Pada saat mentari telah bersinar
Belajar tidak sekadar pintar
Tetapi menjadi pribadi yang benar
14.  Sungguh indah syair setanggi
Menyusun kata bagaikan hiasan
Ilmu itu harus tinggi
Jangan dunia sebagai batasan
15.  Kolam penuh ikan sepat
Untuk dimasak di daun talas
Jika memang ingin ilmu yang bermanfaat
Silakan cari guru yang tulus dan ikhlas
16.  Sepah tebu rasanya sangat hambar
Jika dibakar pasti akan berkobar
Jika kamu selalu bersabar
Maka ilmumu akan jadi semakin lebar
17.  Kepada siapa datangnya Wahyu
Kepada Nabi Wahyu akan diturunkan
Darimana datangnya ilmu
Dari belajar dengan tekun
18.  Air jeruk di dalam kulkas
Makan roti dan keju
Niatlah belajar dengan tulus dan ikhlas
Hanya Allah yang dituju
19.  Keliling kota dengan naik becak
Walaupun lama tetapi tidak jemu
Banyak – banyaklah kamu membaca
Sebab, membaca adalah kuncinya ilmu
20.  Tinggi gunung tidak tergapai
Gunung biru jaug di seberang
Jika murid jadi pandai
Maka hari guru pun ikut senang
21.  Tinggi bayam berjengkal – jengkal
Bayang dijinjing karena ringan
Kepada Allah bertawakal
Tempat diri memohon pertolongan
22.  Ibu menggunakan sebuah gelang
Perut lapar segera makan
Lima waktu jangan pernah hilang
Di mana pun selalu tunaikan
23.  Pohon tinggi jatuh membayang
Jalanan setapak dari Ketapang
Siapa yang rajin sembahyang
Sejuk di hati dada pun lapang
24.  Membentang luas langit nan biru
Langit senja bagaikan perunggu
Sholat Subuh harus segera diburu
Pahala besar akan selalu menunggu
25.  Jangan makan batang kelapa
Silakan makan saja buah kepala
Jangan terlalu lama berduka
Cepat – cepatlah bangkit dengan segera
26.  Jalan yang panjang dan penuh dengan terjal
Membuat orang jadi sangat kesal
Orang yang suka banyak membual
Hidupnya pasti akan penuh sial
27.  Jikalau ingin bua dipetik
Maka panjatlah dulu pepohonannya
Sebelum akhirnya nanti maut mencekik
Berbuat baiklah ke sesama
28.  Jika sudah ada di tanah Batak
maka jangan lupa membeli buah durian
jika sudah beruang banyak
jangan lupa disedekahkan
29.  Jangan memakan sabut kelapa
Makan buahnya lebih utama
Jangan suka banyak berbicara
Banyak mendengar lebih utama
30.  Enak tidaknya satu masakan
Bisa diterka dari rasanya
Baik buruknya seorang insan
Bisa dilihat dari tingkahnya
31.  Kedua tangan saling menjabat
Bukan mengepal saling memukul
Sesama insan harus saling menghormat
Bukannya menghantam saling memukul
Contoh Pantun Agama

1.      Kemumu di dalam semak – semak
Jatuh sehelai selarasnya
Walaupun ilmu setinggi tegak
Tidak sembahyang apalah gunanya
2.      Ayah pergi beli tembaga
Digunakan untuk merekatkan parang
Jika ingin masuk surga
Maka sering – seringlah mengaji dan sembahyang
3.      Asam kandis asam gelugur
Kedua ayam si riang – riang
Menangis mayat di pintu kubur
Teringat badan tak sembahyang
4.      Anak ayam turunlah satu
Mati satu tinggallah habis
Tersiksa badan diwaktu itu
Karena mengikuti setan iblis
5.      Sayang – sayang buah kepayang
Buah kepayang akan dimakan
Manusia memang hanya boleh merancang
Tetapi kuasa Allah lah yang menentukan
6.      Indah sekali pintu dipahat
Bergambar daun dan dahan
Taat selalu perintah Tuhan
Jika memang ingin hidup selamat
7.      Anak ayam turunnya lima
Mati satu tinggal empat
Turun mengikut alim ulama
Agar betul jalan selamat
8.      Terang bulan indah bercahaya
Cahayanya memancar ke Tanjung Jati
Jika kamu hendak bahagia
Silakan beramal ibadat sebelum mati
9.      Air cuka bercampur dengan pasta
Terkena mata jadi terluka
Jangan suka berkata dusta
Jika tidak ingin masuk neraka
10.  Ikan pari loncat ke selokan
Bisa – bisa mati kurang makan
Didik diri menjadi dermawan
Sedekah jariyah sebagai bekalan
11.  Jika tuan pergi ke Tuban
Jangan lupa mampir ke Daka
Sholat itu perintah Tuhan
Maka bila ingkar akan masuk neraka
12.  Bunga besar bunga Raflesia
Bunga kecil bunga Melati
Cepat – cepat taubat wahai manusia
Jangan menunggu sampai kau mati
13.  Nangka muda digulai lemak
Buah keranji masak tersangkut
Harta dunia jangan di tamak
Jika mati tidak akan mengikut
14.  Jangan suka memfitnah orang
Orang benci Tuhan pun murka
Jangan senang melalaikan sembahyang
Bila mati masuk neraka
15.  Tante Mayang istri jaksa
Beli bubur dikasih laksa
Tidak sembahyang juga tidak puasa
Di dalam kubur pasti disiksa
16.  Terang bulan terang cahaya
Cahaya memancar hingga ke Tanjung Jati
Bila kamu ingin hidup bahagia
Silakan beramal ibadah sebelum kamu mati
17.  Banyak – banyaklah masa antara masa
Tidak seelok masa bersua
Meninggalkan sholat menjadi biasa
Tanpa takut api neraka
18.  Dua tiga empat lima
Enam tujuh delapan sembilan
Kita hidup tidak akan lama
Jangan lupa siapkan bekalan
19.  Banyak orang menggali perigi
Ambil buluh kemudian diikat
Ilmu dicari tidak akan rugi
Untuk bekal dunia akhirat
20.  Kera di hutan cekat melompat
si pemburu memasang jerat
hina sangat sifat mengumpat
dilaknat oleh Allah dunia akhirat
21.  Daun tetap di atas dulang
Anak udang mati dituba
Dalam kitab ada terlarang
Perbuatan haram jangan pernah dicoba
22.  Redup bulan terlihat akan hujan
Pasang pelita hingga berjelaga
Hidup mati ada di tangan Tuhan
Tiada siapa dapat menduga
23.  Anak ayam turun sepuluh
Mati satu tinggal sembilan
Bangun pagi sembahyang Subuh
Agar dapat ampunan Tuhan
24.  Air dan api akan selalu berlawanan
Langit dan bumi akan selalu berjauhan
Jika hati penuh dengan kedengkian
Siapakah orang yang mau berteman
25.  Pisang ambon di tanam di gunung
Tumbuh sepuluh layu sebatang
Buruk orang jangan dicari
Jika kita sedang berpuasa
26.  Tekun kita beramal ibadah
Untuk belanja di kemudian hari
Kita serahkan kehadirat Allah
Mudah – mudahan disyafaatkan Nabi
27.  Dari kecil nak cincilak padi
Sudah besar cincilak padang
Dari kecil nak duduk mengaji
Sudah besar tegak sembahyang
28.  Hari minggu memancing di kali
Di pinggiran melihat ada buaya
Hidup di dunia hanya sekali
Maka jalani dengan sebaik – baiknya
29.  Makan mendoan di kantin sekolah
Minum teh sisri bersama Falah
Maaf bila akun telah berbuat salah
Kasih tahu aku Insya Allah bisa berubah
30.  Ada gadis perawan
Paling cantik di kampungnya
Hormatilah ibumu wahai kawan
Ada surga di telapak kakinya
31.  Naik delman ditarik kuda
Melewati desa dan rawa – rawa
Harta tidak dibawa saat kamu tiada
Amal sholeh yang akan kamu bawa
Contoh Pantun Jenaka

1.      Tidak ada kayu rotan pun jadi
Tidak ada nasi kentang pun jadi
Tidak ada kerja nganggur pun jadi
Tidak ada gigi ompong pun jadi
2.      Beras ditanak jadi nasi
Ayam dibakar harum wanginya
Tinggal siapkan piring sebiji
Marilah kita makan bersama – sama
3.      Ada si kijang tengah berjalan
Berjalan – jalan di kebun kosong
Ada si bujang yang sedang berlarian
Sebab dengar anjing yang lagi menggonggong
4.      Ada seekor kucing betina
Tidak pernah berhenti mengeong – ngeong
Ada wanita cantik jelita
Tapi sayang, punggungnya bolong
5.      Buah manggis
Buah semangka
Semuanya manis
Ayo dicoba
6.      Senin, Selasa, Rabu, dan Kamis
Jumat, Sabtu, dan juga Minggu
Ada si gadis berparas manis
Tetapi sayang sesosok hantu
7.      Habis manis sepah dibuang
Habis gelap terbitlah terang
Habis uang terbitlah ngutang
Tidak sanggup bayar bogem melayang
8.      Satu ditambah satu jadi dua
Dua ditambah tujuh jadi sembilan
Sembilan dikurang empat jadi lima
Ini pantun atau hitungan?
9.      Karena nila yang satu titik
Rusaklah susu satu belanga
Karena kentut sekian detik
Semua orang mencium baunya
10.  Berjalan – jalan ke perkotaan
Pulangnya membeli makanan ringan
Dipalak orang di tengah jalan
Kandas sudah makanan ringan
11.  Berakit – rakit ke hulu
Berenang – renang ke tepian
Berfoya – foya terlebih dulu
Dikejar – kejar bank kemudian
12.  Pak Ujang sedang bermain kendang
Bu Aminah sedang membuat rendang
Ada uang abang ku sayang
Tidak ada uang abang ku tendang
13.  Tangkai mawar banyak duri
Kelopak mawar merah sekali
Sungguh aku malu sekali
Terciduk sedang ngombol di kali
14.  Bagai langkit dan bumi
Bagai pinang di belah dua
Bagai batu di tepian kali
Bagaimana lagi ya selanjutnya?
15.  Istal itu kandangnya kuda
Rumah itu kandangnya kita
Ada seorang pria tampan rupanya
Sayang ia si orang gila
16.  Bila engkau sedang di Lamongan
Engkau harus coba makan soto
Swadaya kini sudah tidak zaman
Karena sekarang zamannya swafoto
17.  Ada uang dibalik batu
Ada hikmah ditiap waktu
Ada gajah di mata aku
Gajahnya itu adalah kamu
18.  Bagaikan pungguk rindukan bulan
Bagaikan sungai yang meriak
Bagaikan langit tanpa awan
Bagaimana si, kamu bisa pantun atau tidak?
19.  Sedikit ucap banyak bekerja
Itu semboyan di masa lampau
Sedikit kerja banyak mengeluhnya
Itu semboyan orang zaman now
20.  Anjing bermain dengan tali
Kera duduk membaca koran
Bagaimana hati tidak geli
Kepala botak suka sisiran
21.  Berenang jauh para ikan
Mereka bebas hatinya senang
Badan kurus kurang makan
Jika ditiup goyang – goyang
22.  Nemu gelang di pekarangan
Tetapi gelangnya sudah karatan
Siapa nyampah sembarangan
Pasti pacarnya orang utan
23.  Jalan – jalan ke pinggiran empang
Nemu katak di pinggiran empang
Hati siapa tidak bimbang
Kamu botak minta dikepang
24.  Pak Tegus pergi ke Bali
Melihat bule sedang menari – nari
Aduh pantas kamu bau sekali
Kamu belum mandi enam hari
25.  Burung glatik
Hinggap di batu
Kamu memang cantik
Tapi, badanmu bau
26.  Good morning
Selamat pagi
Gigi kuning
Tak pernah gosok gigi
27.  Ada Soimah
Megang kayu
Terus masalah
Buat kamu?
28.  Meler – meler ingus keteter
Sampai sakit di kepala
Hati – hati sering teler
Bikin kamu meninggal dunia
29.  Makan pagi sepiring berdua
Rasanya enak tiada tara
Awas cowok pandai merayu dan menggoda
Diam – diam watak buaya
30.  Jika sudah namanya cinta
Maka hati suka berbunga – bunga
Jika sudah terbawa suasana
Senyum sendiri kaya orang gila
31.  Di sini gunung di sana gunung
Di tengah – tengahnya pulau Jawa
Kamu bingung saya pun bingung
Eh ini pantun maksudnya apa?


Contoh Pantun Lucu
1.      Buka Facebook
Harus pakai kata sandi
Kamu bau ketek
Karena tidak pernah mandi
2.      Burung perkutut
Burung kutilang
Kamu kentut
Nggak bilang – bilang
3.      Buah kedondong
Buah atep
Dulu bencong
Sekarang tetep
4.      Pohon ara dibuat gubuk
Pasang pasak agar tegak
Resiko asmara dunia Facebook
Cinta ditolak blokir bertindak
5.      Beli kentang dibuat rujak
Agar mantap ditambah sambal
Tidur terlentang tiada nyenyak
Tidur tengkurap ada yang mengganjal
6.      Rintik – rintik turun hujan
Masuk kamar sama teman
Gadis cantik jadi pujaan
Mau dilamar kok hamil duluan?
7.      Makan bubur di atas meja
Minumnya jus di atas rak
Hari libur tetap bekerja
Dapat bonus ambilnya di Irak
8.      Buah mangga buah kedondong
Buah manggis buah durian
Itulah nama buah – buahan
9.      Pohon pisang daunnya layu
Bisa dijadikan pupuk di sawah
Saat abang bilang I LOVE YOU
Aku cuma bisa dibilang, cius miapah
10.  Ikan kembung ikan sapu
Burung irian burung cendrawasih
Itulah pantun lucu dariku
Cukup sekian dan terima kasih
11.  Empat kali empat
Sama dengan enam belas
Cepat atau lambat
Cintaku pasti kau balas
12.  Badan siapa terkena kudis
Silakan obati dengan lada
Siang malam merayu gadis
Duduk bersanding bersama janda
13.  Orang bijak santun bicaranya
Orang baik santun perilakunya
Orang pintar cepat berpikirnya
Orang stress bikin status mulu kerjaannya
14.  Berakit – rakit ke hulu
Berenang – renang ketepian
Ayo berangkat ke penghulu
Daripada hanya berteman
15.  Jika ada sumur di ladang
Bolehlah kita menggosok gigi
Jika Anda di warung padang
Bolehkah kita ditraktir lagi
16.  Hari Minggu sudahlah siang
Setelah siang datangnya petang
Yang ditunggu – tunggu tidak juga datang
Sekalinya datang kok nagih hutang
17.  Kue rangin rasanya manis
Kue tas bukanlah lapis
Malam dingin hujan gerimis
Sebentar – bentar kebelet pipis
18.  Ini musim masih penghujan
Kata si mbok jangan nakal
Jika muslim silahkan Jumatan
Bawa gembok amankan sendal
19.  Hujan gerimis deras amat
Ada kilat bertabrakan
Hari Kamis malam Jumat
Yang mau kumat dipersilahkan
20.  Masak ayam masak tumis
Iris tipis hingga habis
Selasa malam hujannya gerimis
Dompet tipis semakin kritis
21.  Ikan gabus di rawa – rawa
Ikan belut nyangkut di jaring
Perutku sakit menahan tawa
Gigi palsu loncat ke piring
22.  Jual betik dengan kandil
Kandil buatan orang Inggris
Melihat buaya menyandang bedil
Dan kerbau tegak berbaris
23.  Orang menganyam sambil duduk
Jika sudah bawa ke balai
Melihat ayam memakai tanduk
Datang musang meminta damai
24.  Jalan – jalan ke kota Paris
Banyak rumah berbaris – baris
Biar pun mati diujung keris
Asal dapat dinda yang manis
25.  Langit mendung di atas lautan
Lebat hujannya tiada terbendung
Gadis berkerudung cantik menawan
Kedip matanya rontokan bulu hidung
26.  Kota Bintan banyak perunggu
Kota Ciamis membangun tugu
Janji kencang di malam Minggu
Tapi gerimis sudah menunggu
27.  Stasiun tugu stasiun kereta api
Tempat jualan si tukang lapis
Hari Minggu hanya nonton televisi
Mau jalan dompet sudah menipis
28.  Beli berlian di kota Belawan
Hujan gerimis di kota Mekkah
Cantik bener itu perawan
Wajahnya manis senyumnya merekah
29.  Dari Mampang nemu kaca
Daun kelor rasa ketan
Lihat saja tampang yang baca
Sudah kayak kolor setan
30.  Jalan – jalan ke tambak
Naiknya naik becak
Ada apa dibalik tembok
Ada nenek – nenek lagi cebok
31.  Dari kapas dijadikan benang
Dari benang dijadikan kain
Telah lepas jangan dikenang
Lebih baik cari yang lain
Contoh Pantun Anak Sekolah

1.      Cantik sekali wajah pengantin
Banyak hati yang tertambat
Pergi sekolah harus rajin
Penuh semangat agar jadi orang hebat
2.      Tidur siang di atas dipan
Mata terpejam karena lelah
Peganglah tiket masa depan
Tiketmu ada di sekolah
3.      Bukit Tinggi bertingkat – tingkat
Sebagai anugrah juga Rahmat
Meski jauh tetap berangkat
Kami doakan agar kamu selamat
4.      Jalan – jalan ke Batu Jajar
Luas sawah berhektar – hektar
Siapa yang tekun belajar
Pada saat dewasa akan jadi pintar
5.      Tidur bayi di ayunan
Ayunan kecil terbuat dari papan
Sekolah ada perjuangan
Untuk raih masa depan
6.      Waktu hujan berbasah – basah
Main di kolam untuk berenang
Waktu kecil bersusah – susah
Dewasa nanti bersenang – senang
7.      Pahit manis terasa di lidah
Banyak pikiran di kepala
Belajar adalah ibadah
Di sisi Allah SWT ada pahala
8.      Bangun rumah dari bata
Rumah satu menjadi dua
Tabah hati gapai cita – cita
Kepada Allah SWT kita bedoa
9.      Lari cepat si gundala
Untuk mengejar laju kereta
Memang akan banyak kendala
Dalam menggapai cita – cita
10.  Sangat ringan tubuh kancil
Sayang kancil sangat usil
Banyak belajar di waktu kecil
Di waktu besar semoga berhasil
11.  Bangau turun ke dalam rawa – rawa
Terbang menuju ke kebun salak
Ibu bapak akan selalu berdoa
Semoga dirimu sukses kelak
12.  Sungguh indah pulau Pinang
Banyak kolam juga taman
Bangun pagi hati senang
Pergi ke sekolah bertemu teman
13.  Anak sekolah duduk berjajar
Duduk di bangku amat lebar
Sekolahku tempat belajar
Guruku baik dan penyabar
14.  Bulan terang sangat jelas
Pagi hari tertutup oleh kabut
Jika sudah masuk kelas
Selalu tenang tidak ribut
15.  Gemuruh suara air arungan
Berkelok sungai ke ujung desa
Jika guru sedang menerangkan
Dengarkan olehmu dengan seksama
16.  Bawah batu ada lipan
Batu keras hadapi zaman
Jadi anak harus sopan
Disayang guru disukai oleh teman
17.  Melati wangi melati putih
Rempah – rempah banyak gunanya
Mari kita hidup bersih
Buang sampah pada tempatnya
18.  Menarik rakit sampai ke tepi
Rakit dibuat berhari – hari
Jika lingkungan indah dan rapi
Maka lingkungan pun nyaman berseri
19.  Tepung gula jadi adonan
Timun cabe dibuat acar
Mari tanam pepohonan
Kondisi teduh udara pun segar
20.  Batu gunung bisa terbelah
Banyak hewan yang berpindah
Nikmati masa – masa sekolah
Inilah masa yang sangat indah
21.  Anak desa sedang memetik kelapa
Kelapa hijau rupa – rupa
Manusia tidak akan lupa
Pada saat dimasukan rasa bahagia
22.  Anak sekolah belajar giat
Sudah besar memiliki pangkat
Menuntut ilmu sepanjang hayat
Dengan ilmu beroleh berkat
23.  Hutan hijau mesti lestari
Warisan untuk cucu nanti
Berteman dengan bijak bestari
Belajar hikmah kehidupan ini
24.  Kini kancil sudah jera
Mencuri timun ditinggalkannya
Kehidupan laksana samudera
Engkau adalah perahunya
25.  Awan putih tampak pengambang
Pantai surut tersisa garam
Banyak ombak dan gelombang
Jangan sampai perahumu karam
26.  Bambu tali bambu anyaman
Diambil oleh si bujang tampan
Dunia ini bukanlah tujuan
Tempat berangkat awal kehidupan
27.  Sarapan pagi kue cucur
Tambah lagi dengan bubur
Pantang mundur meski hancur
Kebenaran jangan terkubur
28.  Tanam padi tumbuh ilalang
Jika lapar makan lemang
Kepada Allah SWT jua engkau berpulang
Jangan dosa bergelimang
29.  Angin bertiup suara menderu
Terbang burung jumlah beribu
Alam terkembang jadi guru
Petiklah hikmah banyakan ilmu
30.  Buah duku talang betutu
Beli sekilo untuk arisan
Sesama teman harus saling membantu
Itulah tanda murid budiman
31.  Burung murai dalam sangkar
Sangkar mahal indah hiasannya
Jauhkan olehmu bertengkar
Bertengkar itu tiada gunanya
32.  Berburu ke padang datar
Mendapat rusa belang kaki
Berguru kepalang ajar
Bagaikan bunga kembang tak jadi
33.  Bumi penuh dengan hewan
Langit dihiasi awan gemawan
Jika kamu insan dermawan
Banyak teman banyak kawan
34.  Lambat jalan kura – kura
Jalan terjal tidak rata
Di dunia hanya sementara
Persiapkan bekal akhirat kita
Contoh Pantun Teka – Teki

1.      Jika tuan tajuk cendana
Ambil gantang jemurkan pala
Jika tuan memang bijaksana
Binatang apa ekor di kepala?
(Jawabannya   : Gajah)
2.      Berlayar perahu dari Berandan
Menuju ke arah Selat Malaka
Lebar kepala dari badan
Apakah itu coba kamu terka?
(Jawabannya   : Ikan pari)
3.      Burung nuri burung dara
Terbangnya di sekitar layangan
Cobalah cari wahai saudara
Makin diisi makin ringan
(Jawabannya   : Balon)
4.      Jika tuan bawa keladi
Bawa juga si pucuk rebung
Jika tuan bijaksana bestari
Apa binatang bertanduk di hidung?
(Jawabannya   : Badak)
5.      Jika tuan muda teruna
Pakai seluar dengan gayanya
Jika tuan bijak laksana
Biji diluar apa buahnya?
(Jawabannya   : Buah jambu mete)
6.      Walaupun dibungkus bukan kiriman
Sudah takdir Allah SWT yang satu
Meskipun ditanam bukan tanaman
Coba terka apakah itu?
(Jawabannya   : Mayat atau jenazah)
7.      Buah budi bedara mengkal
Masak sebiji di pinggiran pantai
Hilang budi bicara akal
Buah apa yang tak bertangkai?
(Jawabannya   : Buah hati)
8.      Anak – anak bermain batu
Batu dilempar satu per satu
Berbadan lurus matanya satu
Ekornya tajam, apa itu?
(Jawabannya   : Jarum)
9.      Jika tuan pakai lencana
Pakailah songkok di atas kepala
Jika tuan memang bijaksana
Binatang apa tidak berkepala?
(Jawabannya   : Ketam atau kepiting maupun yuyu)
10.  Dina merenung suaranya sumbang
Duduk santai dan telah berpasrah
Dia berdengung tetapi bukan kumbang
Memiliki belalai namun bukan gajah?
(Jawabannya   : Lebah)
11.  Berpohon bulat daunnya rindang
Asam dan hijau saat muda
Bentuknya bagai bintang
Jika masak, kuninglah ia?
(Jawabannya   : Belimbing)
12.  Jika kamu beli tikar
Tikar terbuat dari mengkuang
Jika kamu memang pintar
Ular apa yang melilit pinggang?
(Jawabannya   : Ikat pinggang)
13.  Terburu – buru ke kamar mandi
Ternyata lupa bawa sabun
Coba tebak apa ini
Selalu baik tidak pernah turun?
(Jawabannya   : Umur atau usia)
14.  Teman duduknya sangat tinggi
Tetapi ia bernasib malang
Pada saat malam ia berseri
Jika siang ia menghilang?
(Jawabannya   : Bintang)
15.  Jangan kamu suka mengolok
Bisa – bisa rugi akhirnya
Ialah daun tidak memiliki pokok
Tiap bangunan memilikinya?
(Jawabannya   : Pintu)
16.  Pergi bertemu si pandai besi
Ia mengasah pedang biasa
Dicari – cari sulit sekali
Andai ketemu dibuat ia?
(Jawabannya   : Upil)
17.  Memancing ikan di tengah kali
Memakai umpan berupa cacing
Badannya sangat luas sekali
Berbulu banyak tidak berdaging?
(Jawabannya   : karpet)
18.  Soimah bersama anak laki – laki
Duduk makan keropok lekor
Yang mengejar tidak berkaki
Yang dikejar pun tidak berekor?
(Jawabannya   : Ular dan katak)
19.  Jika tuan tajuk cendana
Silakan ambil padu sukatkan padi
Jika tuan memang bijaksana
Binatang apa yang bertanduk di kaki?
(Jawabannya   : Ayam jantan)
20.  Jika tuan tajuk cendana
Ambilah gantang sukatkan mulut
Jika tuan memang bijak laksana
Binatang apa bertanduk di mulut?
(Jawabannya   : Nyamuk)
21.  Melihat bintang di langit yang kelam
Adapun bulan tertutup abu
Apa binatang darahnya hitam
Janggut delapan tulangnya satu?
(Jawabannya   : Cumi – cumi)
22.  Anak kecil ke pasar malam
Hendak beli jajanan buah
Di masa kecil berbaju hitam
Sudah besar berbaju merah
(Jawabannya   : Cabe merah)
23.  Menyala – nyala ku kira api
Jika api mana asapnya?
Hilang ghaib harusnya mati
Jika mati mana kuburnya?
(Jawabannya   : Petir)
24.  Membawa balok berisikan batu
Dibawa buruh disusun rapi
Anaknya banyak ibunya satu
Jika bersentuh berapi – api?
(Jawabannya   : Korek api)
25.  Pergi ke sawah menanam benih
Tak lupa cangkul dibawa
Wajah hitam isinya putih
Manis rasanya seperti gula
(Jawabannya   : Manggis)
26.  Pergi ke desa menggunakan batik
Berjalan – jalan menyusuri sawah
Apa benda yang akan naik
Saat air jatuh ke bawah
(Jawabannya   : Payung)
27.  Punya tubuh dan tangan
Hilang kepala dan kaki
Suka menolong di saat hujan
Coba tebak apa ini?
(Jawabannya   : Jas hujan)
28.  Buah jeruk kaya manfaat
Sebab banyak vitamin C-nya
Kecil – kecil sangat bermanfaat
Ianya bagaikan jendela dunia
(Jawabannya   : Buku)
29.  Mencari benih di tengah sawah
Rupa – rupanya tertindih batu
Jangan sedih dan jangan gundah
Kita punya Tujan Yang Satu
(Jawabannya   : Allah)
30.  Berpindah tempat ke kota Medan
Jangan lupa bawa baju
Kakiku empat tidak punya badan
Coba terka siapa aku?
(Jawabannya   : Kursi atau meja)
31.  Ia adalah Figa sang pemberani
Rumahnya ada di goa batu
Mataku tiga berwarna – warni
Tidak punya tangan kaki pun satu
(Jawabannya   : Lampu lalu lintas)
32.  Bersama – sama belajar yoga
Agar badan sehat selalu
Matanya empat kakinya tiga
Jalan membungkuk kulitnya layu
(Jawabannya   : Kakek – kakek)
33.  Jalan – jalan ke Sulawesi
Mampir ke warung membeli soto
Coba tebak pertanyaan ini
Kadal apa yang ada di toko?
(Jawabannya   : Kadal-luarsa)
Contoh Pantun Cinta

1.      Ada pak tua membawa pelita
Pelita untuk terangi diri
Hai wanita cantik jelita
Indah parasmu terbawa mimpi
2.      Bara api pun berkobar – kobar
Bakar apa saja yang ada
Jantungku terus berdebar – debar
Apa ini namanya cinta?
3.      Api terus saja menyala
Meski angin terus menderu
Diriku akan terus mencinta
Walaupun dirimu tidak pernah tahu
4.      Matahari pun terang sinarnya
Sinarnya panas tusuk kulitku
Sorot matamu timbulkan tanya
Adakah cinta untuk diriku?
5.      Matahari kian lama tenggelam
Waktu sore pun akan berlalu
Hati ini sungguh merindu dendam
Mengingat kamu di dalam kalbu
6.      Kini semesta kian gulita
Hujan deras pun akan mendera
Kini hatiku tengah terluka
Karena kamu dimilikinya
7.      Dahan pun luruhkan dedaunan
Yang kian lama semakin layu
Ku coba luruhkan perasaan
Yang telah lama tumbuh di dalam kalbu
8.      Burung – burung kini telah melintasi
Langit – langit biru yang membentang tidak bertumpu
Hari – hari kini telah ku lewati
Kini aku mulai bisa merelakanmu
9.      Daun kini telah diluruhkan
Dahan – dahan telah kekirngan
Kamu hanya akan ku relakan
Tetapi tidak akan ku lupakan
10.  Nanti akan ada daun baru
Daun yang bertumbuh di dahannya
Karena dari kamu aku tahu
Bagaimana rasanya mencinta
11.  Kucing anggora berwarna abu – abu
Lembut bulunya selembut salju
Wahai dirimu yang lagi sendu
Bolehkah aku tahu siapa namamu?
12.  Jika berangkat di pagi hari
Jangan lupa sarapan pagi
Jika merindu kekasih hati
Doakan ia di dalam sunyi
13.  Jika kamu akan makan
Jangan lupa mencuci tangan
Jika mencinta sesama insan
Jangan terlalu berlebihan
14.  Jika tamasya ke Yogyakarta
Jangan lupa membeli bakpia
Jika dirimu lagi mencinta
Jangan diumbar kemana – mana
15.  Jika sudah ada di ladang
Jangan lupa cuci tanganmu
Jika ada waktu yang luang
Bolehkah aku mengunjungimu?
16.  Setelah hujan ada pelangi
Langit yang biru hadir kembali
Senyum kamu indah menarik hati
Sampai terbawa ke alam mimpi
17.  Jika hujan deras telah tiba
Mari kita berteduh dulu
Jika saat itu telah tiba
Bolehkah diriku meminangmu?
18.  Ikan pindang di makan kucing
Ikan bawal masih di pasar
Ayu parasmu yang amat bening
Membuat jantung kian bergetar
19.  Perahu telah jauh berlayar
Ombak badai pun terlewat sudah
Adinda nanti akan ku lamar
Agar jadi kekasih yang sah
20.  Sekian lama langlang buana
Akhirnya pulang ke kampung juga
Sekian lama kamu ku damba
Akhirnya kamu milikku juga
21.  Semoga tali temali ini
Bisa terikat sepanjang waktu
Semoga cinta dan kasih ini
Terjalin sepanjang waktu
22.  Semoga pendar sinar sang surya
Turut sinari tempat yang sepi
Semoga nanti di akhirat-Nya
Kita kembali bersama lagi
23.  Bunga disiram tak akan layu
Selalu berbunga tiada jemu
Jangan takut kehilanganku
Aku tidak akan pergi darimu
24.  Jalan – jalan ke Ciamis
Ada gedung parkirnya gratis
Aku cinta sama si kumis
Orangnya cakep lagi romantis
25.  Tiap pagi makan bubur
Lengkap dengan segelas susu
Tiap saat selalu tertidur
Ku ingin kamu ada di mimpiku
26.  Buah itu jangan dipetik
Susah payah pada saat ditanam
Engkaulah gadis tercantik
Ku impikan siang dan malam
27.  Sore – sore makan sekoteng
Belanjanya di pasar minggu
Abang sayang yang ganteng
Neng di sini selalu menunggu
28.  Kemana pun kaki melangkah
Aku akan selalu mengurai doa
Kemana pun cinta merambah
Aku akan selalu mengurai setia
29.  Sungguh bahaya ular berbisa
Jika tergigit akan koma
Sungguh bahagia terasa
Jika kita selalu bersama
30.  Ada orang Bengkulu dijitak
Dijitak sama orang Batak
Selama jantungku berdetak
Cintaku tidak akan luluh lantak
31.  Burung terbang di atas turi
Hinggap sebentar di pohon kenari
Kasih sayangku amat sangat murni
Bagai embun di pagi hari
32.  Pinggir sungai banyak nipah
Sayang airnya terasa sepah
Kasih sayang makin berlimpah
Jadikan hidupku makin indah
Contoh Pantun Perpisahan

1.      Batang selasih permainan anak
Daunnya sehelai dimakan kuda
Bercerai kasih bertalak tidak
Seribu tahun kembali juga
2.      Jika ada sumur di ladang
Bolehkah saya menumpang mandi
Jika ada umur panjang
Bolehkah kita berjumpa lagi
3.      Anak tani mengutip lokan
Lokan dikutip untuk dimakan
Sayang anak tangan – tangankan
Sayang istri tinggal – tinggalkan
4.      Berjalan di malam yang kelam
Sebaiknya mengajak teman
Kenapa pungguk merindukan bulan
Bunga banyak kembang ditaman
5.      Hilir rakit berkajang kain
Di mana teluk singgah bertimba
Niatku bukan pada yang lain
Kamu seorang tiada yang kedua
6.      Bunga lada tingginya sama
Petik setangkup bunga melati
Kanda pergi terlalu lama
Manakah sanggup dinda menanti
7.      Belum titik baru koma
Menulis puisi selesai sudah
Suka duka kita bersama
Jadi kenangan amat indah
8.      Pohon beringin di simpang tiga
Buah mangga tolong dibawa
Meski akan berpisah raga
Tetap bersatu dalam jiwa
9.      Daun kelor amat lebat
Anak nakal kini bertobat
Terima kasih wahai sahabat
Kebersamaan ini amat sangat hebat
10.  Buah kedondong buah kemumu
Bukan untuk dibuat jamu
Betapa banyak jasa – jasamu
Tidak terhitung kebaikanmu
11.  Karena hujan tanah basah
Tanah lama terkena gempa
Hari ini kita berpisah
Esok semoga kembali berjumpa
12.  Kelapa habis dimakan tupai
Tupai kecil panjang ekornya
Cita – cita harus digapai
Agar hidup tentram bahagia
13.  Wangi aroma kayu gaharu
Tempat bermain anak menjangan
Jika berjumpa teman baru
Teman lama dilupakan jangan
14.  Jika sungai penuh dengan sampan
Mari berangkat jangan ditunda – tunda
Jika ada salah mohon maafkan
Jangan di simpan dalam dada
15.  Kadang nisan kadang prasasti
Raja besar baru berhenti
Kadang lisan ini menyakiti
Kemaafanmu yang aku nanti
16.  Nelayan melempar sauh
Dalam perahu ada seekor rusa
Sebelum kita berpisah jauh
Bersihkan hati dari segala dosa
17.  Ikan sepat dimasak berlada
Kuah cencaluk jadi bumbunya
Jika tidak dapat di masa muda
Akan ku tunggu sampai menjanda
18.  Patah pasa di dalam kemudi
Patah di ruang bunga kiambang
Kalaulah memang tidak bertemu lagi
Bulan yang terang sama dipandang
19.  Harum sungguh bunga melati
Kembang setangkai diwaktu pagi
Hancur sungguh rasa di hati
Sedang berkasih ditinggal pergi
20.  Berhembus bayu angin mengilir
Sejuknya sampai keujung pohon
Sambutlah salam pesan terakhir
Kusampaikan lewat untaian pantun
21.  Hendak menebang nibung berduri
Dibuat pagar tepi perigi
Pantun dikarang melepas diri
Entah kapan bisa berjumpa lagi
22.  Orang mentigi mengail tenggiri
Tenggiri dijual dalam pekan
Kami yang pergi memohon diri
Sikap yang salah mohon dimaafkan
23.  Dari Tungkal pergi Siantan
Singgah berlabuh di Kuala Maras
Selamat tinggal handai dan tolan
Kita berpisah karena tugas
24.  Jika tidak karena unggas
Tidaklah rusak pagi di sawah
Jika tidak karena tugas
Tidaklah kita akan berpisah
25.  Tanjung Sauh di pulau Bintan
Tempat berlabuh orang penyengat
Berpisah jauh bercerai badan
Sahabatku akan tetap kuingat
26.  Gunung bintan lekuk di tengah
Sayang penyengat kubunya tiga
Hancur badan dikandung tanah
Budi ku sanjung ku ingat juga
27.  Bunga kamboja putih berseri
Putihnya melur diujung dahan
Atas kerjasama dan bantuan yang diberi
Puji syukur dan terima kasih kamu ucapkan
28.  Jika menjemur papan panjang
Baik disusun tegak berdiri
Jika ada umur panjang
Insya Allah kita akan berjumpa lagi
29.  Pucuk mangga delima batu
Anak sembilang di tapak tangan
Biar pun jauh di negeri satu
Hilang di mata di hati jangan
30.  Hari ini menugal jagung
Hari esok menugal jelai
Hari ini kita berkampung
Hari esok kita bercerai
31.  Hati gembira bersama teman
Bersuka ria di bawah jembatan
Jikalau kita diizinkan Tuhan
Pasti akan bertemu dihari kemudian
32.  Kalau menjemur papan panjang
Baiknya disusun tegak berdiri
Kalaulah ada umur panjang
Insya Alah kita akan berjumpa lagi
Itulah 250+ contoh pantun nasehat, agama, jenaka, lucu, anak sekolah, teka – teki, dan lainnya yang bisa kami informasikan. Semoga bermanfaat.
Halaman Selanjutnya:


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Terlengkap..!! 250+ Contoh Pantun Nasehat, Agama, Jenaka, Lucu, Anak Sekolah, Teka – Teki, dan Lainnya