Berisi kumpulan pantun cinta, pantun lucu, pantun romantis, pantun nasehat, pantun anak anak, pantun jenaka, pantun gombal, contoh pantun LENGKAP

Tuesday, December 12, 2017

Contoh dan Koleksi Pantun Kanak-kanak Lengkap Lucu

Contoh dan Tips Menciptakan Pantun Kanak - Kanak

Pantun merupakan suatu bentuk puisi lama yang terdiri dari empat larik dengan irama silang, irama yang indah dan juga memiliki makna yang penting. Pantun sendiri merupakan sebuah puisi lama melayu Indonesia yang berasal dari bahasa jawa kuno yaitu tuntun yang artinya mengatur atau menyusun. Kemunculan pantun pada awalnya hanya diungkapkan secara lisan saja akan tetapi seiring dengan banyaknya orang yang ingin belajar pantun dan bahkan menjadi salah satu materi pembelajaran dalam pelajaran bahasa Indonesia menjadikan pantun juga diungkapkan secara tertulis. 


Pantun sendiri sebenarnya merupakan suatu karya yang tidak hanya menegur atau menyampaikan isi dan maksud melainkan juga menjadi sebuah karya yang menghibur. Ada banyak kategori pantun yang dapat Anda temukan. Pantun hadir dalam beberapa golongan usia diantaranya pantun orang dewasa, pantun orang tua dan juga pantun kanak – kanak. Untuk pantun kanak – kanak biasanya menyampaikan isi secara sederhana yang mudah dicerna dan ditangkap oleh anak sekaligus menyampaikan motivasi – motivasi tertentu kepada anak. Berikut beberapa contoh pantun kanak – kanak dan tips membuat pantun kanak – kanak yang Anda harus tahu! 

Contoh dan Tips Menciptakan Pantun Kanak – Kanak

Berikut kami berikan beberapa contoh pantun kanak – kanak yang dapat Anda jadikan sarana penghibur keriangan si kecil sekaligus membantunya belajar pantun, diantaranya :
 
Contoh pantun 1

Contoh pantun 1 ini merupakan kategori pantun suka riang untuk anak – anak. Pantun ini menyiratkan kebahagiaan buah hati dan mencerminkan suasana akrab yang riang gembira.

Burung merpati terbang melayang

Hinggap ia di pucuk dedahanan

Setiap kali ayah berpulang

Selalu saja bawa makanan



Rajutlah kain dengan benang

Pintal ia bersama putri duyung

Ayah pulang hatiku senang

Wajah ibu juga sangat riang



Sapi putih tarik pedati

Pedati yang ditarik riang bergoyang

Ayahku yang baik hati

Aku ditimang selalu disayang
Contoh pantun 2

Pantun di contoh yang kedua ini adalah pantun yang menyiratkan isi sebagai nasihat untuk anak – anak. Anda bisa menasehati anak dengan friendly menggunakan pantun ini. Ia juga tentu akan lebih mudah mencerna nasehat apa yang Anda berikan dengan cara yang efektif. Beberapa contoh pantun nasehat anak diantaranya :

Benih padi sedang ditebar

Burung pematuk sedang dikejar

Ayahku memang sangat penyabar

Jadilah aku anak yang suka belajar


Nelayan pulang berlayar

Bersandar perahu di dermaga tepian

Aku akan rajin belajar

Agar menjadi anak pandai kemudian



Ada semut ditimang – timang

Ada katak sedang berjalan

Adek janji rajin sembahyang

Agar adek disayang Tuhan
Contoh pantun 3

Pada contoh selanjutnya kita akan sajikan beberapa contoh pantun hiburan. Pantun ini tujuannya memang sekedar untuk bersenang – senang dan menghibur si kecil namun juga sangat bermanfaat sebagai hiburan yang mengandung nilai – nilai sastra. Beberapa contoh pantun kanak – kanak hiburan diantaranya :

Beli di warung penggaris mika

Bunglon di pohon menatap riang

Kemana yang kamu suka

Liburan ke danau atau ke gunung


Pohon pinang besar di ujung pangkal

Terlihat pinang dipanjang kukang

Penontonnya tertawa terpingkal – pingkal

Celana penunggang melorot ke belakang


Angin meniup pohon ilalang

Burung kutilang berkicau riang

Ayo teman kita berpetualang

Ayo kita jadi si bolang
Jika Anda ingin membuat sebuah pantun kanak – kanak atau pantun jenis apapun termasuk pantun dewasa dan orang tua, Anda harus memahami ciri – cirinya. Ciri – ciri utama pantun sebagai berikut :
Pantun memiliki bait dimana setiap baitnya disusun oleh sekumpulan baris. Satu bait terdiri dari 4 baris.
Setiap baris terdiri dari sekitar 8 – 12 suku kata
Setiap baris terdiri dari 4 – 6 kata
Bait pertama dan kedua dalam pantun merupakan sampiran sementara bait ketiga dan keempat dalam pantun merupakan isi pantun.
Pantun bersajak ab – ab atau aa – aa

Sementara menurut Abdul Rani (2006 : 23), ciri – ciri pantun disederhanakan sebagai berikut :

· Pantun terdiri dari empat baris

· Pada setiap baris terdiri dari 9 – 10 kata

· Dua baris pertama disebut sampiran sementara dua baris berikutnya adalah isi pantun

Sebuah kalimat empat bait bisa disebut pantun jika memiliki syarat – syarat berikut ini diantaranya :
Satu bait pantun terdiri dari 4 baris
Baris pertama dan kedua adalah sampiran sementara baris ketiga dan keempat adalah isi pantun
Satu baris pantun terdiri dari sekitar 8 – 12 suku kata
Pantun hadir dengan sajak ab – ab atau aa – aa bukan yang lain

Pantun merupakan media belajar yang sastrawi dan dapat meningkatkan kreativitas anak. Ibu dapat mendidik anak dan mengajarkannya menggunakan bait pantun yang sarat akan nilai pesan didalamnya. Untuk Anda yang ingin belajar membuat pantun kanak – kanak ada beberapa trik yang harus diperhatikan dalam membuat pantun kanak – kanak diantaranya yaitu :
Struktur pantun yang akan dibuat

Pantun yang paling sering dibuat adalah pantun dengan 4 baris yang terdiri dari 2 baris sampiran dan 2 baris isi pantun. Dalam satu baris tidak lebih dari 6 kata yang terdiri atas 8 sampai 12 suku kata dimana suku kata ini berpengaruh pada keseluruhan isi pantun mulai dari kesamaan rima akhirnya dan keindahan pantun yang dibuat. Dalam menciptakan sebuah pantun termasuk dalam menciptakan pantun kanak - kanak Anda tidak bisa berpanjang – panjang seperti ketika menulis karangan atau puisi bebas karena pantun sudah memiliki aturan tersendiri. Disinilah Anda bisa berkreasi dengan kata – kata pendek untuk menjadikan beberapa rangkaian kata menjadi pantun yang indah.
Terdapat rima yang sama

Kesamaan rima ini yaitu bunyi akhir pada setiap baris dari pantun yang akan dibuat. Untuk pantun yang terdiri atas 4 baris memiliki rima dengan sajak aa – aa atau ab – ab. Untuk membuat pantun kanak – kanak yang memiliki sajak berpola aa – aa dibuat seperti lirik namun bedanya pada pantun baris pertama dan kedua yang berpola aa hanya sampiran semata tidak seperti lirik yang sudah tentu setiap barisnya adalah isi. Agar rima bisa sama Anda harus memperhatikan betul kesinambungan kata – kata ‘terakhir’ dalam sampiran dan isi pantun yang Anda buat. 

Pemilihan kata dalam pantun kanak – kanak

Anda harus jeli dan selektif dalam memilih kata untuk membuat rangkaian pantun kanak – kanak. Hindari memilih kata yang bersifat terlalu dewasa atau kata yang terlalu sulit dicerna anak karena anak – anak masih memiliki kosa kata yang terbatas. Dengan adanya pantun diharapkan anak – anak sedikit demi sedikit dapat memperbanyak kosa katanya. Anda bisa memilih kata yang identik dengan dunia si kecil seperti tempat bermain mereka, apa yang dia suka atau lingkungan di sekitar si kecil.
 
Pesan dalam pantun kanak – kanak

Pesan adalah inti atau isi dari pantun. Dalam hal ini sebisa mungkin pantun yang dibuat menyampaikan maksud dan pesan tertentu pada anak. Sementara untuk pantun hiburan diharapkan tersaji pesan moral yang juga bisa diserap oleh si kecil. Jadi intinya pesan yang dimaksud tidak harus nasehat akan tetapi juga bisa perbuatan baik atau keseharian yang sering dilakukan anak bersama temannya.

Itulah beberapa contoh dan tips menciptakan pantun kanak – kanak yang Anda harus pahami dan ketahui. Berikan pendidikan terbaik kepada si kecil dengan media yang sesuai, salah satunya adalah dengan pantun.
www.hobipantun.blogspot.com


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Contoh dan Koleksi Pantun Kanak-kanak Lengkap Lucu